AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

OJK Sebut Sektor Teknologi Pimpin Pertumbuhan Laba di Triwulan II-2022

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Rabu, 10 Agustus 2022 12:50 WIB
sejauh ini secara total sudah ada 722 emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan triwulan I-2022.
OJK Sebut Sektor Teknologi Pimpin Pertumbuhan Laba di Triwulan II-2022 (foto: MNC Media)
OJK Sebut Sektor Teknologi Pimpin Pertumbuhan Laba di Triwulan II-2022 (foto: MNC Media)

IDXChannel - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat bahwa indikator pasar modal Indonesia pada tahun 2022 meningkat. Dari 314 emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan triwulan II-2022, catatan pertumbuhan laba tertinggi disebut berasal dari sektor teknologi.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Inarno Djajadi, mengatakan bahwa selain sektor teknologi, pertumbuhan laba juga diikuti oleh sektor lainnya, seperti energi.

“Kami mencatat rata-rata pertumbuhan yang nilai laba tertinggi itu dibukukan oleh emiten-emiten yang bergerak di sektor bidang teknologi. Lalu diikuti oleh emiten bidang transportasi dan logistik, dan kemudian emiten yang bergerak di bidang sektor energi. Itu yang growth-nya cukup signifikan,” ujar Inarno, dalam konferensi pers peringatan 45 tahun diaktifkannya kembali pasar modal Indonesia, Rabu (10/8/2022).

Menurut Inarno, sejauh ini secara total sudah ada 722 emiten yang telah menyampaikan laporan keuangan triwulan I-2022. Dari keseluruhan laporan tersebut, tercatat total laba bersih (net profit) tumbuh positif sebesar 110 persen year on year (yoy) menjadi Rp167,52 triliun, dari sebelumnya di di triwulan I-2021 dengan total laba bersih Rp79,77 triliun.

Dari data laporan keuangan triwulan I-2022 yang disampaikan 722 emiten, tercatat bahwa total aset sebesar Rp15.617,39 triliun, atau tumbuh 10,59 persen di triwulan I-2022. Total ekuitas sebesar Rp4.477,4 triliun, atau naik 13,27 persen, dan total pendapatan Rp1.156,92 triliun atau tumbuh 20,13 persen. (TSA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD