AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Okupansi Hotel Kembali Naik, Pendapatan Saraswanti Indoland (SWID) Melonjak 51 Persen

MARKET NEWS
Kunthi Fahmar Sandy
Jum'at, 01 Juli 2022 12:24 WIB
Melesatnya bisnis perhotelan dapat dilihat dari tingkat penghunian (okupansi) kamar yang dalam dua bulan terakhir mencapai rata-rata hampir 80%.
Okupansi Hotel Kembali Naik, Pendapatan Saraswanti Indoland (SWID) Melonjak 51 Persen (FOTO:Dok Ist)
Okupansi Hotel Kembali Naik, Pendapatan Saraswanti Indoland (SWID) Melonjak 51 Persen (FOTO:Dok Ist)

IDXChannel - Sepanjang semester I/2022 PT Saraswanti Indoland Development Tbk (SWID) mampu mengantongi pendapatan berkesinambungan (recurring income) Rp 44,4 miliar. 

Torehan itu seiring dengan melandainya pandemi Covid-19 sehingga permintaan kamar hotel dan meeting, incentives, conferences, dan exhibition (MICE) calon emiten berkode saham SWID itu melonjak.

“Recurring income kami berasal dari bisnis perhotelan, yakni The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center dan Innside by Melia Yogyakarta,” jelas Direktur Utama PT Saraswanti Indoland Development Tbk, Bogat Agus Riyono dalam siaran pers, Jumat (1/7/2022).

Menurut Bogat, meskipun Februari dan April merupakan bulan-bulan paceklik bagi bisnis perhotelan, namun sepanjang semester I/2022, perseroan tetap mampu memperoleh pendapatan dari hotel sebesar Rp 44,4 miliar atau 51,4% dari total proyeksi 2022 yang sebesar Rp 86,3 miliar.

Dia menjelaskan, kasus Omicron yang merebak Februari dan April 2022 serta bertepatan dengan Ramadan membuat kinerja hotel pada dua bulan tersebut sangat jauh di bawah proyeksi. Tapi, actual revenue Mei-Juni 2022 yang sangat bagus menjadi modal untuk memasuki periode terbaik bagi bisnis perhotelan, yaitu sepanjang Juli hingga Desember 2022. 

“Dengan demikian, perseroan sangat optimistis kinerja recurring income semester II/2022 akan melampui kinerja semester I/2022,” tutur Bogat.

Dia menguraikan, melesatnya bisnis perhotelan dapat dilihat dari tingkat penghunian (okupansi) kamar yang dalam dua bulan terakhir mencapai rata-rata hampir 80%. Lalu, permintaan food and beverage dari aktivitas MICE dan pesta-pesta pernikahan juga melonjak sehingga mengerek pendapatan perseroan. 

“Kegiatan MICE dari lembaga pemerintahan, BUMN, perusahaan swasta, dan perguruan tinggi sudah meningkat pesat. Pada akhir pekan selalu ada pesta pernikahan yang jumlah tamunya terus bertambah,” kata Bogat.

Sementara itu, jelas dia, pada 30 Juni 2022, perseroan sudah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk pendaftaran initial public offering (IPO) SWID. 

“Bersamaan dengan penyataan efektif tersebut, OJK juga menetapkan bahwa saham perseroan dengan kode ticker SWID masuk kategori efek syariah,” kata Bogat.

Perseroan akan mencatatkan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan skema penawaran umum perdana saham (IPO). Pengembang properti ini akan melepas sebanyaknya 340 juta saham atau setara 6,31% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan setelah IPO.

Mengutip prospektus perseroan, total dana hasil IPO yang akan dihimpun oleh perseroan diperkirakan sebesar Rp 68 miliar. 

“Sepanjang 1-5 Juli 2022 kami melakukan penawaran umum di harga Rp 200 per lembar saham. Bookbuilding sangat menggembirakan. Jumlah pesanan melampaui jumlah yang diharapkan,” tutur Bogat.

Secara bersamaan perseroan juga menerbitkan sebanyak-banyaknya 340 juta Waran Seri I yang menyertai saham baru atau setara 6,74% dari total jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh. 

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD