IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada awal Januari di tengah bayang-bayang gejolak nilai tukar dan inflasi.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memproyeksikan, IHSG dapat menyentuh level 10.500 pada akhir 2026 seiring dengan tingginya optimisme pasar.
Ini terlihat sejak pekan pertama Januari, di mana IHSG ditutup di level rekor 8.944,8 pada Rabu (7/1/2026) dan sempat menembus level psikologis 9.000 secara intraday pada perdagangan Kamis (8/1/2026).
Chief Economist & Head of Research Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto menilai, anomali penguatan indeks saham menarik karena terjadi di tengah data makroekonomi yang menantang.
“Menariknya, penguatan IHSG di awal 2026 terjadi di tengah data ekonomi yang relatif kurang menggembirakan, mulai dari inflasi Desember yang tinggi, surplus neraca perdagangan yang lebih rendah, hingga defisit fiskal yang melebar akibat penerimaan pemerintah yang masih lemah,” ujar Rully dalam keterangan resmi, Rabu (14/1/2026).