"Kami menilai ADCP memiliki posisi likuiditas dan fleksibilitas pendanaan yang terbatas untuk memenuhi kewajiban keuangannya secara penuh dan tepat waktu," tutur Pefindo.
Pada saat yang sama, Pefindo menegaskan peringkat idAAA(cg) untuk Obligasi III yang masih beredar, yang sepenuhnya dijamin oleh Credit Guarantee and Investment Facility (CGIF, (idAAA/Stabil).
Peringkat mencerminkan pasar captive ADCP dari pengguna jasa Light Rail Transit (LRT) dan kualitas aset yang baik. Namun, peringkat tersebut dibatasi oleh ukuran-ukuran struktur permodalan yang sangat agresif dan posisi likuiditas yang ketat, pendapatan berulang yang terbatas, serta paparan terhadap perubahan kondisi makroekonomi.
Ketidakmampuan perusahaan dalam mengatasi kinerja operasional yang lemah dan tantangan likuiditas dalam waktu dekat dapat berdampak pada penurunan peringkat lebih jauh.
"Namun, kami dapat meninjau peringkat dan prospek apabila ADCP mampu mengatasi permasalahan terkait kewajiban keuangan yang jatuh tempo," tulis Pefindo.