AALI
9800
ABBA
292
ABDA
6750
ABMM
1400
ACES
1350
ACST
195
ACST-R
0
ADES
3650
ADHI
830
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2260
AGAR
362
AGII
1475
AGRO
1485
AGRO-R
0
AGRS
148
AHAP
70
AIMS
404
AIMS-W
0
AISA
173
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
290
ALTO
222
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.30
-0.48%
-2.43
IHSG
6645.05
-0.72%
-48.35
LQ45
948.02
-0.52%
-4.93
HSI
24218.03
-0.68%
-165.29
N225
28333.52
0.74%
+209.24
NYSE
0.00
-100%
-17259.00
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,319
Emas
838,644 / gram

Pendapatan Trimuda (TNCA) Naik 6,2 Persen di Kuartal III-2021 Rp55,2 Miliar 

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Sabtu, 04 Desember 2021 15:24 WIB
PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp55,29 miliar, naik 6,2 persen dibandingkan periode sama tahun 2020.
Pendapatan Trimuda (TNCA) Naik 6,2 Persen di Kuartal III-2021 Rp55,2 Miliar (FOTO: MNC Media)
Pendapatan Trimuda (TNCA) Naik 6,2 Persen di Kuartal III-2021 Rp55,2 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Emiten penyedia layanan logistik dengan nama dagang Garuda Express Delivery, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) membukukan pendapatan bersih sebesar Rp55,29 miliar, naik 6,2 persen dibandingkan periode sama tahun 2020 sebesar Rp51,02 miliar.

Secara rinci pendapatan perseroan berasal dari jasa kurir dan logistik dari pihak ketiga. Pada sembilan bulan pertama tahun 2021, perseroan melaporkan tidak ada pelanggan pihak ketiga dengan transaksi lebih dari 10 persen dari jumlah pendapatan, sebagaimana tertulis dalam Laporan Keuangan TNCA kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (4/12/2021).

Kenaikan pendapatan turut mendongkrak beban pokok penjualan TNCA senilai Rp40,7 miliar dari Rp39,72 miliar periode sama tahun lalu. Alhasil, laba kotor perseroan naik sebesar Rp14,56 miliar dari Rp12,29 miliar.

Setelah perhitungan beban penjualan, umum, hingga administrasi, pajak, dan lain-lain, maka per 30 September 2021, TNCA mencatatkan laba bersih tahun berjalan sejumlah Rp2,20 miliar, dari periode sama tahun 2020 senilai Rp457,05 juta.

Adapun laba bersih yang diatribusikan ke pemilik entitas induk adalah sebesar Rp2,20 miliar, melesat 386,5 persen dari periode sama tahun lalu senilai Rp454 juta.

Sejumlah penghasilan lain berkontribusi terhadap laba komprehensif perseroan yang mencapai Rp2,25 miliar. Sehingga dari keseluruhan perhitungan membuat laba per saham dasar perseroan mencapai Rp5,24, naik dari periode sama tahun 2020 senilai Rp1,08.

Posisi aset perseroan per 30 September 2021 mencapai Rp51,53 miliar, lebih tinggi dari posisi aset per 31 Desember 2020 sejumlah Rp48,07 miliar. Adapun jumlah liabilitas dan ekuitas TNCA hingga kuartal III-2021 berturut-turut mencapai Rp9,33 miliar dan Rp41,1 miliar.

Sedangkan posisi kas dan bank akhir periode per 30 September 2021 mencapai Rp3,82 miliar, turun dari periode sama tahun 2020 senilai Rp10,14 miliar. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD