AALI
9975
ABBA
288
ABDA
7200
ABMM
1395
ACES
1370
ACST
202
ACST-R
0
ADES
3660
ADHI
890
ADMF
7600
ADMG
197
ADRO
2270
AGAR
350
AGII
1435
AGRO
1510
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
72
AIMS
406
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
825
AKSI
795
ALDO
1320
ALKA
384
ALMI
294
ALTO
238
Market Watch
Last updated : 2022/01/14 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
509.74
0.24%
+1.24
IHSG
6693.40
0.53%
+35.05
LQ45
952.95
0.25%
+2.36
HSI
24383.32
-0.19%
-46.45
N225
28124.28
-1.28%
-364.85
NYSE
0.00
-100%
-17166.28
Kurs
HKD/IDR 1,832
USD/IDR 14,293
Emas
840,167 / gram

URBN Raih Pendapatan Rp48,59 miliar di Kuartal III-2021

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Selasa, 30 November 2021 15:14 WIB
Emiten properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) meraih pendapatan bersih Rp48,59 miliar. Raihan ini turun 6,71 persen dibanding periode sebelumnya.
URBN Raih Pendapatan Rp48,59 miliar di Kuartal III-2021 (FOTO: MNC Media)
URBN Raih Pendapatan Rp48,59 miliar di Kuartal III-2021 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Emiten properti PT Urban Jakarta Propertindo Tbk (URBN) dan entitas anak mengumumkan laporan keuangan perusahaan dengan sejumlah pencapaian hingga kuartal III-2021 atau periode Januari - September tahun ini.

Perseroan mampu membukukan pendapatan bersih sebesar Rp48,59 miliar, atau turun -6,71 persen dibandingkan Rp52,08 miliar yang dicapai periode sama tahun 2020.

Pendapatan dari segmen apartemen sebesar Rp34,59 miliar dari penjualan Proyek Gateway Park mampu menghasilkan lebih dari 10 persen dari total penjualan atau 71,19 persen dari total nilai pendapatan perseroan. Sementara segmen lainnya juga turut berkontribusi seperti penjualan tanah Rp12,02 miliar, dan lain-lain Rp1,98 miliar.

Meskipun sembilan bulan pertama 2021 pendapatan URBN menurun, perseroan mampu memangkas beban pokok pendapatan mencapai Rp34,74 miliar dari Rp44,47 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Alhasil, laba kotor URBN meningkat 81,91 persen sebesar Rp13,84 miliar dari Rp7,61 miliar.

Perseroan juga mampu membukukan pendapatan lain-lain bersih senilai Rp76,79 miliar, yang sebagian besar merupakan pendapatan atas keuntungan dari piutang cessie sehubungan dengan pembebasan lahan,sebagaimana tertulis dalam Laporan Keuangan URBN kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (30/11/2021).

Sehingga, pendapatan lain-lain bersih ini berkontribusi terhadap laba bersih periode berjalan perseroan mencapai Rp25,51 miliar. Adapun laba komprehensif yang diatribusikan ke pemilik entitas induk perseroan mencapai Rp25,45 miliar, meroket tajam 2.066 persen dibandingkan Rp1,17 miliar pada periode sama tahun 2020.

Perhitungan tersebut membawa laba bersih per saham dasar URBN meningkat menjadi Rp7,87, dibandingkan Rp0,36 pada periode sama tahun lalu.

Posisi aset perseroan per 30 September 2021 mencapai Rp3,61 triliun, lebih rendah -8,37 persen dibandingkan posisi aset URBN per 31 Desember 2020. Sementara total liabilitas dan ekuitas perseroan per 30 September 2021 berturut-turut mencapai Rp1,62 triliun dan Rp1,98 triliun.

Sedangkan posisi kas dan setara kas akhir tahun per 30 September 2021 mencapai Rp190,02 miliar, lebih tinggi dibandingkan Rp121,05 miliar pada periode sama tahun 2020. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD