Pada pilar Biaya, Perseroan berkomitmen pada fokus berkelanjutan pada peningkatan marjin dan efisensi
Perseroan terus meningkatkan marjin kotor dengan menerapkan produktivitas di seluruh lini bisnis, sekaligus mempercepat transformasi digital. Melalui disiplin biaya yang berkelanjutan serta implementasi agenda transformasi, Perseroan semakin memperkuat ketahanan marjin.
Seiring dengan pemulihan volume penjualan, dampak positif dari efek leverage operasional yang positif mulai tercermin dalam kinerja laba rugi, sehingga menopang kinerja marjin kotor meskipun Perseroan masih menghadapi tekanan dari kenaikan biaya input dan pergerakan nilai tukar mata uang asing. Upaya-upaya tersebut memperkuat struktur biaya yang lebih efisien serta menjadi fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan yang berkelanjutan.
Benjie menuturkan, ke depan Perseroan akan tetap fokus untuk mendorong pertumbuhan yang melampaui pasar, sekaligus secara proaktif mengantisipasi berbagai tekanan eksternal.
“Meskipun kondisi pasar terus berubah, kami tetap memperkirakan adanya peningkatan margin yang moderat untuk tahun 2026 secara keseluruhan. Prioritas kami tetap sama, yaitu memperkuat fondasi bisnis, mewujudkan pertumbuhan yang konsisten, dan menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi para pemegang saham,” kata Benjie.
(NIA DEVIYANA)