sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Perangi Cumi-Cumi Darat, VKTR Gandeng Laksana Uji Coba Bus Listrik untuk Trans Semarang

Market news editor Taufan Sukma Abdi Putra
14/02/2026 20:26 WIB
Kota Semarang tengah mempersiapkan rencana pengadaan 27 unit bus listrik 12 meter di sepanjang 2026 untuk Koridor 1, sebagai bagian dari modernisasi armada.
Perangi Cumi-Cumi Darat, VKTR Gandeng Laksana Uji Coba Bus Listrik untuk Trans Semarang (foto: iNews Media Group)
Perangi Cumi-Cumi Darat, VKTR Gandeng Laksana Uji Coba Bus Listrik untuk Trans Semarang (foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) mulai menguji coba pemakaian bus listrik 12 meter di Koridor 1 Trans Semarang, Jumat (13/2/2026).

Unit bus listrik yang digunakan merupakan hasil rakitan VKTR bersama Laksana, salah satu pelaku utama industri karoseri nasional, yang berbasis di Ungaran, Semarang.

Rencananya, bus tersebut bakal dioperasikan selama satu bulan penuh oleh Dinas Perhubungan Kota Semarang, sebagai bagian dari armada Trans Semarang, yang melayani rute Terminal Mangkang–Terminal Penggaron. 

"Selama masa uji coba, bus akan melayani penumpang secara langsung, sehingga dapat dilakukan evaluasi menyeluruh dari sisi teknis, operasional, hingga pengalaman pengguna," ujar Direktur sekaligus Chief Operational Officer VKTR, V Bimo Kurniatmoko, dalam keterangan resminya, Jumat (13/2/2026).

Menurut Bimo, langkah uji coba ini merupakan bagian dari strategi VKTR dalam memperluas ekspansi Perseroan di level nasional, dengan tidak hanya berkomitmen menghadirkan kendaraan listrik, namun juga aktif mendorong adopsi EV di berbagai sektor, termasuk sektor transportasi umum.

Setelah dipercaya oleh Transjakarta untuk menyediakan unit bus listrik di kawasan Ibu Kota Jakarta, VKTR bersama Laksana tentunya ingin membawa kesuksesan serupa dengan pengimplementasian ke kota-kota lain.

"Ini merupakan momentum penting bagi kami serta bukti komitmen kami dalam mendukung transformasi transportasi publik ke arah yang lebih bersih dan berkelanjutan," ujar Bimo.

Sementara, Direktur Teknik Laksana, Stefan Arman, menambahkan bahwa kolaborasi industri menjadi kunci dalam mempercepat elektrifikasi transportasi umum.

Sebagai perusahaan karoseri nasional, Laksana berkomitmen mendukung pengembangan bus listrik melalui inovasi desain dan standar keselamatan yang tinggi.

Kolaborasi bersama VKTR di Semarang ini menunjukkan bahwa industri dalam negeri memiliki kesiapan untuk menghadirkan solusi transportasi publik yang modern, efisien, dan ramah lingkungan.

Di lain pihak, Kepala Dinas Perhubungan Kota Semarang, Danang Kurniawan, menyatakan dukungannya atas uji coba bus listrik sebagai bagian dari rencana modernisasi armada Trans Semarang, sekaligus sebagai bentuk transformasi angkutan umum yang lebih ramah lingkungan. Saat ini Kota Semarang tengah mempersiapkan rencana pengadaan 27 unit bus listrik 12 meter di sepanjang 2026 untuk Koridor 1, sebagai bagian dari modernisasi armada.

"Hadirnya bus listrik di Semarang sekaligus untuk menjawab keresahan masyarakat Semarang terhadap bus berbahan bakar fosil yang menghasilkan polusi udara, hingga populer dijuluki sebagai 'cumi-cumi darat'," ujar Danang.

(taufan sukma)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement