AALI
9725
ABBA
224
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1480
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1665
ADHI
1165
ADMF
8075
ADMG
167
ADRO
1185
AGAR
428
AGII
1095
AGRO
910
AGRO-R
0
AGRS
570
AHAP
71
AIMS
494
AIMS-W
0
AISA
274
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
585
AKRA
3240
AKSI
785
ALDO
870
ALKA
242
ALMI
236
ALTO
318
Market Watch
Last updated : 2021/05/07 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
468.07
-0.98%
-4.61
IHSG
5928.31
-0.7%
-41.93
LQ45
880.72
-0.93%
-8.22
HSI
28610.65
-0.09%
-26.81
N225
29357.82
0.09%
+26.45
NYSE
0.00
-100%
-16348.41
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,290
Emas
835,733 / gram

Permintaan Sarung Tangan Naik, Mark Dynamics Catat Penjualan Rp344 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 20 November 2020 09:30 WIB
PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mencatatkan penjualan hingga Rp344 miliar di kuartal III-2020.
Permintaan Sarung Tangan Naik, Mark Dynamics Catat Penjualan Rp344 Miliar. (Foto: Ist)

IDXChannel - Dalam kondisi pandemi Covid-19 PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) mencatatkan peningkatan permintaan produsen sarung tangan, hal tersebut membuat perseroan membukukan penjualan hingga Rp344 miliar pada kuartal III-2020.

Chief Finance Officer PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) Budi Muharsya mengatakan, bahwa MARK merupakan satu-satunya produsen cetakan sarung tangan di Indonesia yang memegang pangsa pasar untuk cetakan sarung tangan sekitar 50% dari pasar global.

“Permintaan sarung tangan dunia juga meningkat sangat signifikan dan dinikmati oleh produsen-produsen sarung tangan yang sebagian besar ada di Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Industri ini mungkin belum terlalu dikenal di Indonesia, tapi kebanyakan kita berkembang di Malaysia. Dan beruntung dalam kondisi pandemi ini pertumbuhan Mark Dynamics membaik, ”ungkapnya dalam program Dialog Khusus Webinar di Channel TV IDX, Kamis (19/11/2020).

Seperti diketahui, Mark Dynamics Indonesia berhasil membukukan penjualan sebesar Rp 344 miliar di kuartal III-2020 atau meningkat sebesar 29% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni Rp 267,21 miliar. Laba bersih turut meningkat 37,7% menjadi Rp 89,98 miliar dari Rp 65,5 miliar.

Pencapaian positif yang diraih MARK sejatinya berdiri tegak menjaga tingkat perhatian serta mempertahankan kualitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan. Hal ini terlihat dari monitor, marjin laba kotor di 41,17% dengan nilai sebesar Rp 142,63 miliar dan laba bersih 25,98%.

“Justru ditengah pandemi ini dengan permintaan permintaan, kami sebagai produsen cetakan mau tangan yang bisa menyediakan produk kami dengan kapasitas. Kita optimalkan kapasitas kita dengan menambah mesin baru, rencana pembangunan pabrik baru, ”tutupnya. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD