Christian menilai potensi penurunan harga dapat memicu fenomena short term pain.
Namun, setelah itu, likuiditas perdagangan berpotensi membaik sehingga proses price discovery maupun price recovery dapat berlangsung.
“Dengan kondisi harga saham saat ini di Rp50 memang ada technical overhang, di mana passive fund yang harus keluar dari saham GoTo karena eksklusi FTSE dan MSCI, tetapi mereka tertahan. Dengan aturan baru, memungkinkan mereka bisa rebalancing, sehingga harapannya tidak ada lagi masalah overhang seperti ini,” imbuh Christian.
Senada, analis Kiwoom Sekuritas Abdul Aziz menilai perubahan aturan batas harga terendah saham berpotensi memunculkan tekanan secara temporer akibat technical overhang.
Namun, setelahnya, pergerakan harga saham dinilai akan kembali lebih ditentukan oleh fundamental perusahaan.