Meski masih berupa rencana, kebijakan tersebut cukup menyita perhatian pasar. Saham GoTo telah diperdagangkan di level Rp50 selama lebih dari tiga bulan sejak munculnya pengumuman terkait aturan komisi ojol.
Saham ini juga kemudian dikeluarkan dari sejumlah seri indeks global FTSE dan MSCI.
“Aturan komisi dan rencana floor price Rp50 dihapus memang jadi dinamika baru untuk GoTo dan investornya,” kata analis MNC Sekuritas Christian.
Namun, ia juga menegaskan bahwa aturan baru ini justru memiliki dampak positif untuk saham GOTO.
“Kalau aturan harga terendah diubah, ekspektasinya harga saham GoTo turun ke bawah Rp50. Ini ada sisi positifnya karena penjual bisa bertemu pembeli di harga tertentu. Kontras dengan kondisi di Rp50 ketika ada antrean jual lebih banyak dari beli sehingga transaksi tidak matched,” tutur dia.