Di tengah perkembangan tersebut, pasar juga mencermati keterbukaan informasi mengenai Morgan Stanley yang membeli saham GOTO di harga Rp23 berdasarkan Keterbukaan Informasi pada 26 Agustus 2026.
Dengan transaksi tersebut, Morgan Stanley tercatat menjadi salah satu pemegang saham GoTo dengan kepemilikan hampir 59,4 miliar saham atau sekitar 5,2 persen dari total saham beredar.
Sebelumnya, Direktur Utama GoTo Hans Patuwo mengatakan bisnis fintech perusahaan terus menunjukkan perkembangan.
Profitabilitas segmen fintech bahkan telah melampaui bisnis On-demand Services untuk pertama kalinya, mencerminkan perubahan komposisi kontribusi dalam ekosistem GoTo.
“Kami tetap mempertahankan pedoman EBITDA Grup yang disesuaikan untuk setahun penuh di kisaran Rp3,2-Rp3,4 triliun. Kami memperkirakan kontribusi dari bisnis On-demand Services akan berkurang, sementara bisnis Fintech akan memberikan kontribusi lebih besar,” kata Hans, dalam siaran pers pada Juli lalu. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.