AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Pertamina Geothermal Energy (PGE) Bakal IPO Juni 2022

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 13 Januari 2022 19:36 WIB
PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan melakukan penawaran umum saham perdana atau IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada semester I-2022.
Pertamina Geothermal Energy (PGE) Bakal IPO Juni 2022 (FOTO: MNC Media)
Pertamina Geothermal Energy (PGE) Bakal IPO Juni 2022 (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) akan melakukan penawaran umum saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada semester I-2022.

Wakil Menteri BUMN II, Pahala Nugraha Mansury mengatakan pihaknya berencana untuk membawa PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dalam melakukan penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering/IPO di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Pahala menargetkan IPO anak usaha Pertamina itu bakal terealisasi pada semester I 2022. 

"Insya Allah, PGE ini targetnya di semester I-2022 ini. Targetnya di registrasi di Maret, IPO kemudian di bulan Juni mungkin," katanya dalam wawancara, dikutip Rabu (12/1/2022).

Menurutnya, opsi pendanaan melalui IPO dapat memaksimalkan pengembangan produk hijau, seperti hidrogen hijau dan amonia hijau. Pahala mencermati penggunaan EBT akan dapat meningkatkan kualitas udara dan mendukung pencapaian target pengurangan emisi gas rumah kaca nasional.
 
Peningkatan penggunaan geothermal dinilai juga dapat menekan impor BBM nasional mengingat saat ini konsumsi BBM Indonesia sekitar 1,2 juta barel per hari. 

"Kebutuhan BBM tersebut sebanyak 40% dipasok dari impor. Karenanya, untuk menghadirkan energi bersih dalam rangka terciptanya kemandirian energi nasional, dibutuhkan sumber energi lokal terutama EBT seperti geothermal," lanjutnya.
 
Sebagai catatan, PGE mengelola 15 wilayah kerja dengan kapasitas 1.877 MW, dengan rincian, 672 MW dioperasikan sendiri dan 1.205 MW merupakan kontrak operasi bersama. Untuk meningkatkan pemanfaatan panas bumi, saat ini PGE mengembangkan teknologi baru dengan menggunakan binary cycle.

Pahala menuturkan penggunaan geothermal merupakan salah satu yang paling mudah dikembangkan. Dia berharap pengerjaan energi tersebut dapat dikelola sendiri oleh BUMN.

"Saat ini, baru 9% wilayah geothermal yang berproduksi dengan kapasitas 1.900 mega watt (MW)," terangnya.
 
Penggunaan sumber daya EBT menjadi prioritas pemerintah sejalan dengan peta jalan transisi energi yang tertuang dalam Grand Strategi Energi Nasional. 

Dalam peta jalan itu, EBT ditargetkan mencapai 23% pada 2025 dan mencapai 31% pada 2020 dalam bauran energi.

"Pemerintah mendorong pemanfaatan EBT hingga 20 giga watt (GW) pada 2030 dengan kontribusi terbesar diproyeksikan EBT," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD