Sebagai informasi, hingga akhir Juni 2026, AEP Plantations lewat entitas usaha, AEP Nusantara Holdings Limited kini menguasai 767,66 juta saham PNGO atau 98,26 persen dari modal disetor dan ditempatkan perseroan.
Dengan demikian, masyarakat hanya memiliki 13,58 juta saham atau 1,74 persen. AEP selaku pengendali telah mengumumkan Penawaran Tender Wajib bagi pemegang saham publik yang berminat melepas sahamnya.
AEP Nusantara Holdings Limited merupakan kendaraan AEP Plantations Plc yang dibentuk di Hong Kong pada 26 September 2025. Entitas baru ini didirikan sebagai kepanjangan tangan AEP Plantations untuk memperluas jangkauan di sektor perkebunan kelapa sawit di Indonesia yang sebelumnya telah dirintis sejak 1985.
Sebagai entitas yang 100 persen sahamnya dimiliki induk, AEP Nusantara Holdings Limited akan memperoleh dukungan penuh dari induk dari sisi keuangan, manajemen, hingga infrastruktur untuk mendorong pertumbuhan usaha secara berkelanjutan.
(Rahmat Fiansyah)