Analis MarketPulse by OANDA Zain Vawda menilai pasar minyak global 2026 akan menghadapi kondisi kelebihan pasokan yang besar dan belum pernah terjadi sebelumnya.
Namun, ia menekankan bahwa ketegangan politik global masih akan menyisakan premi risiko yang signifikan. “Risiko geopolitik akan mencegah harga jatuh sedalam yang seharusnya jika hanya melihat besarnya pasokan,” ujarnya.
Mayoritas analis memperkirakan pasar minyak akan mengalami surplus pada 2026, dengan kisaran antara 0,5 hingga 4,2 juta barel per hari.
Angka ini lebih besar dibandingkan estimasi surplus pada jajak pendapat sebelumnya yang berada di rentang 0,19 hingga 3,0 juta barel per hari.
Berdasarkan proyeksi International Energy Agency (IEA), surplus pasar minyak pada 2026 bisa mencapai sekitar 4,09 juta barel per hari.