Bahkan jika perang berakhir dalam waktu dekat, pasokan diperkirakan tetap ketat selama beberapa pekan hingga beberapa bulan karena infrastruktur energi membutuhkan waktu untuk diperbaiki.
Harga minyak West Texas Intermediate (WTI) ditutup naik 5,5 persen ke USD99,64 per barel dan mencatat kenaikan mingguan 1,3 persen.
Sementara itu, Brent menguat 4,2 persen ke USD112,57 per barel dan naik 0,3 persen secara mingguan.
Kepala perusahaan investasi Polar Capital, Dan Boston, mengatakan lamanya penutupan Selat Hormuz akan memperbesar gangguan pasokan sekaligus meningkatkan ketidakpastian harga minyak.
“Semakin lama Selat Hormuz ditutup, semakin besar gangguan yang terjadi dan semakin tinggi ketidakpastian harga minyak,” kata Boston.