IDXChannel - Filipina akan tetap menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) meski sedang menghadapi krisis energi yang parah.
Menurut Presiden Filipina Ferdinand Marcos Jr, gelaran KTT ASEAN tersebut akan lebih kecil dari yang direncakan sebelumnya dan fokus membahas krisis minyak dan gas akibat perang di Timur Tengah.
Sebelumnya, banyak pihak menyarankan agar forum tersebut ditunda karena krisis energi.
“Kami telah berkonsultasi dengan rekan-rekan kami, 10 negara anggota lainnya, dan pertanyaan yang saya ajukan kepada mereka sangat sederhana, karena semua orang sibuk dengan krisis yang terjadi karena perang di Timur Tengah, apakah Anda ingin menunda KTT ASEAN? Konsensus yang kami capai adalah bahwa justru sekaranglah saatnya kita harus mengoordinasikan aksi kita,” kata Marcos, dilansir dari Rappler pada Jumat (27/3/2026).
Provinsi Cebu akan menjadi tuan rumah KTT ASEAN yang pertama tahun ini pada 7-8 Mei. Pada Januari, Provinsi Cebu menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dan pariwisata ASEAN.