IDXChannel - Harga minyak mentah ditutup menguat untuk pekan keempat berturut-turut, seiring meningkatnya ketegangan geopolitik yang menutupi kekhawatiran lebih luas soal kelebihan pasokan global.
“Kenaikan terbaru ini dinilai lebih didorong oleh aktivitas lindung nilai dan manajemen risiko ketimbang perubahan struktural pada keseimbangan pasar global,” kata analis XS.com, Antonio Di Giacomo, dalam sebuah catatan, dikutip Dow Jones Newswires.
“Meski skenario dasar pasar mengasumsikan kemungkinan aksi militer langsung Amerika Serikat (AS) terhadap Iran telah menurun, premi risiko tetap bertahan karena potensi eskalasi di Timur Tengah,” ujarnya.
Menurut Giacomo, selama tidak ada gangguan pasokan yang nyata atau pemulihan permintaan yang kuat, minyak kemungkinan terus bergerak dalam kisaran yang sudah terbentuk, dengan volatilitas yang dipicu oleh berita utama, namun tanpa arah tren jangka panjang yang berkelanjutan.
Minyak WTI ditutup naik 0,4 persen ke level USD59,44 per barel pada Jumat lalu, mencatatkan kenaikan mingguan 0,5 persen. Sementara itu, Brent menguat 0,6 persen menjadi USD64,13 per barel, naik 1,2 persen dibandingkan sepekan sebelumnya.