Permintaan emas di China tetap kuat menjelang Tahun Baru Imlek, sementara di India pasar berbalik menjadi diskon.
Prospek Emas Sepekan
Survei Emas Mingguan terbaru dari Kitco News menunjukkan mayoritas pakar Wall Street masih berada di posisi netral terhadap prospek jangka pendek emas.
Sementara itu, investor ritel tetap mempertahankan mayoritas sikap bullish seperti pekan lalu, meski pasar diwarnai gejolak harga.
“Naik. Aksi jual tajam di akhir pekan memang intens, tetapi pembeli masuk dengan sangat kuat. Saya masih melihat pelemahan atau koreksi sebagai peluang. Saat ini saya tidak melihat alasan untuk mencoba melawan tren emas,” ujar senior market strategist di Forex.com, James Stanley.
Senior market analyst di Barchart.com, Darin Newsom, melihat emas dan perak masih dalam tren naik, namun mengingatkan bahwa pergerakannya tidak akan berjalan lurus dalam waktu dekat.