"Perusahaan publik bukan hanya soal memperoleh modal. Perusahaan publik adalah tentang membangun kepercayaan, membangun tata kelola, membuka diri terhadap pengawasan, serta memastikan setiap langkah yang kami ambil dapat dipertanggungjawabkan kepada seluruh pemegang saham," tuturnya.
Sebelumnya, selama periode penjatahan efek terpusat (pooling allotment), investor yang memesan dengan nominal sedikitnya Rp100 juta, memperoleh 0,3 persen dari total pemesanan. Sementara investor ritel dengan nominal di bawah Rp100 juta, mendapatkan jatah antara 3-4 lot saham. RANS menerbitkan 2,52 miliar saham baru atau 20,02 persen dari total saham yang dicatatkan di BEI. Saham tersebut ditawarkan dengan harga sebesar Rp170 per saham, sehingga perseroan memperoleh dana IPO sebesar Rp429,25 miliar.
(Shifa Nurhaliza Putri)