Meski demikian, CGSI melihat permintaan dasar terhadap produk SIDO masih cukup kuat.
Hal tersebut tercermin dari pertumbuhan penjualan ke konsumen akhir (sell-out) yang tercatat 20 poin persentase lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan sell-in. Proses normalisasi persediaan diperkirakan selesai pada Mei 2026.
Di sisi margin, tekanan diperkirakan masih berlanjut hingga kuartal II-2026 akibat kenaikan biaya kemasan yang mulai berdampak pada akhir kuartal. Harga kemasan meningkat dalam kisaran satu digit menengah pada April 2026 dibandingkan rata-rata kuartal I-2026.
Menurut CGSI, biaya yang berkaitan dengan harga minyak terutama tercermin pada komponen kemasan, yang menyumbang sekitar 20 persen dari total biaya produksi (COGS).
Dengan mempertimbangkan tekanan tersebut, manajemen SIDO memangkas panduan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih 2026 dari sebelumnya 5-8 persen menjadi stagnan dibandingkan tahun sebelumnya.