Selain itu, MSCI juga mencoret 13 saham dari MSCI Small Cap Index meliputi ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.
Stockbit menilai, keputusan MSCI ini sejalan dengan ekspektasi pasar sebelumnya, terutama terkait masih dipertahankannya pembekuan pasar Indonesia oleh MSCI.
Kondisi itu menyebabkan tidak adanya penambahan saham baru Indonesia ke dalam MSCI Global Standard Indexes.
Selain itu, MSCI juga mengeksekusi penghapusan saham-saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi atau high shareholding concentration (HSC), seperti BREN dan DSSA, mengikuti preseden yang sebelumnya diterapkan di pasar Hong Kong.
Stockbit menyebut, kedua saham ini berpotensi mengalami tekanan jual dari passive fund menjelang efektif rebalancing pada 29 Mei 2026.