Hingga kini, besaran IPO masih belum ditentukan, namun dana hasil penawaran diproyeksikan untuk memperkuat permodalan serta mendukung ekspansi dan investasi digital CIMB Niaga Syariah.
Sumber tersebut menekankan bahwa pembahasan masih bersifat awal dan sangat bergantung pada kondisi pasar serta proses regulasi. Belum ada keputusan final yang diambil.
Menanggapi hal ini, CIMB Niaga memilih tidak memberikan komentar spesifik terkait rencana IPO.
Perseroan menyatakan fokus pada penguatan bisnis inti, peningkatan pengalaman nasabah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.
Menurut catatan Reuters, rencana IPO ini sejalan dengan upaya CIMB Niaga memanfaatkan pertumbuhan perbankan syariah di Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.