Selain itu, The New York Times melaporkan bahwa Washington sedang mempertimbangkan serangan terarah terhadap Iran, diikuti oleh serangan yang lebih besar yang bertujuan untuk menggulingkan Pemimpin Tertinggi secara paksa.
Di bidang kebijakan perdagangan, Trump pada hari Senin memperingatkan negara-negara agar tidak menarik diri dari kesepakatan perdagangan yang baru saja dinegosiasikan dengan AS setelah Mahkamah Agung membatalkan tarif daruratnya, dengan mengatakan bahwa ia akan mengenakan bea masuk yang jauh lebih tinggi berdasarkan undang-undang perdagangan yang berbeda.
Trump mengatakan pada hari Sabtu bahwa ia akan menaikkan tarif sementara dari 10 persen menjadi 15 persen untuk impor AS dari semua negara, tingkat maksimum yang diizinkan berdasarkan hukum.
Dari sentimen domestik, pemerintah tercatat menarik utang baru Rp127,3 triliun sepanjang Januari 2026. Angka ini mengambil porsi 15,3 persen dari total target APBN sepanjang tahun ini yang mencapai Rp832,2 triliun. Pembiayaan utang dilakukan dengan prinsip kehati-hatian, fleksibilitas, serta kedisiplinan untuk menjaga utang dalam batas aman.
Sedangkan pembiayaan non-utang pada awal tahun ini mencapai minus Rp22,2 triliun atau 15,6 persen dari rencana APBN yakni minus Rp145,1 triliun. Pembiayaan non-utang ini artinya tidak menambah utang melainkan berinvestasi di sektor tertentu.