Sementara itu, PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) tercatat menguat lebih terbatas sebesar 1,03 persen ke level Rp7.325 per saham.
Penguatan saham-saham emas ini sejalan dengan kenaikan harga emas dunia yang kembali bergerak di atas USD 5.000 per troy ons, tepatnya USD5.010, pada Senin pagi, mencapai level tertinggi dalam lebih dari sepekan.
Kenaikan tersebut seiring investor menanti rilis data ekonomi utama Amerika Serikat (AS) yang diperkirakan memberi petunjuk lebih jelas soal arah suku bunga Federal Reserve (The Fed).
Menurut Trading Economics, laporan ketenagakerjaan Januari yang dijadwalkan rilis pada Rabu, yang diperkirakan menunjukkan tanda-tanda stabilisasi pasar tenaga kerja, serta data inflasi pada Jumat, akan menjadi fokus perhatian pelaku pasar.
Logam mulia ini juga mendapat dukungan dari perkembangan politik di Jepang.
Kemenangan telak Perdana Menteri petahana Sanae Takaichi memperkuat ekspektasi kebijakan fiskal yang lebih longgar dan berlanjutnya tekanan pelemahan yen.