Harga-harga tersebut masih jauh di atas harga sebelum perang. Konflik berpotensi kembali memanas karena gencatan senjata terlihat semakin rapuh.
Brent telah melonjak dari sekitar USD70 per barel sebelum perang pecah. Konflik tersebut menutup Selat Hormuz bagi kapal tanker minyak.
Di Wall Street, S&P 500 turun 0,2 persen dari rekor tertinggi sepanjang masa yang dicapai sehari sebelumnya. Indeks Dow Jones Industrial Average naik 56 poin, atau 0,1 persen, sementara indeks Nasdaq turun 0,7 persen dari rekor tertingginya. (Wahyu Dwi Anggoro)