"Menurut kami, berita terkait rencana pemerintah menyiapkan dana sekitar Rp101 triliun untuk menopang dan membangkitkan industri tekstil nasional menjadi penyebab utama naiknya harga saham perseroan," kata Direktur BELL, Heru Jatmiko Harrianto.
(Rahmat Fiansyah)