IDXChannel – Saham perbankan utama berguguran seiring penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang sempat merosot 9,19 persen dan memicu pembekuan sementara perdagangan (trading halt) selama 30 menit di awal sesi, Selasa (8/4/2025).
Hingga penutupan sesi I, IHSG masih melemah tajam sebesar 7,71 persen ke level 6.008. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, hanya 26 saham yang menguat, sementara 708 saham melemah, dan 224 lainnya stagnan.
Nilai transaksi tercatat mencapai Rp12,56 triliun dengan volume perdagangan sebesar 14,01 miliar saham.
Saham-saham perbankan papan atas—yang biasanya menjadi motor penggerak IHSG bersama emiten-emiten konglomerasi—serentak melemah dan sempat anjlok belasan persen di awal sesi saat IHSG terkena trading halt.
Hingga penutupan sesi I, saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) turun 7,90 persen ke Rp3.730 per saham. Dua bank BUMN lainnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), masing-masing merosot 8,27 persen dan 4,72 persen.