Sentimen negatif semakin kuat setelah Moody’s menurunkan outlook Indonesia, disusul pemangkasan rekomendasi saham oleh UBS, Goldman Sachs, dan Nomura.
Pemerintah merespons perkembangan tersebut dengan memperkuat koordinasi bersama otoritas pasar.
BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjalin komunikasi dengan MSCI serta menindaklanjuti sejumlah catatan yang disoroti lembaga indeks global tersebut.
Dari sisi saham konglomerat, saham yang terafiliasi dengan Grup Barito kompak bergerak di zona hijau pada perdagangan hari ini.
Penguatan dipimpin oleh PT Petrosea Tbk (PTRO) yang melonjak 12,13 persen ke Rp6.700 per unit.