Iran juga disebut tengah menyiapkan gangguan terhadap jalur pelayaran di Laut Merah, sehingga meningkatkan risiko terganggunya dua koridor utama perdagangan dan energi global.
Menurut BRI Danareksa Sekuritas, kenaikan harga batu bara terutama didorong lonjakan harga energi global akibat konflik Timur Tengah.
Kenaikan harga minyak sekitar 36 persen dan gas 23 persen mendorong peralihan penggunaan energi (switching) ke batu bara sebagai alternatif yang lebih ekonomis.
Dari sisi pasar, batu bara kembali menjadi salah satu penerima manfaat utama krisis energi global.
Permintaan meningkat seiring substitusi dari gas dan LNG ke batu bara, sehingga sentimen terhadap komoditas ini masih cenderung bullish selama harga energi tetap tinggi. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.