"ITMG, AADI, PTBA, rekomendasi beli semua. Kalau memungkinkan, buy on weakness saat terjadi pelemahan terbatas pada garis moving average (MA)-5," imbuh dia.
Sejalan dengan pandangan tersebut, kinerja saham batu bara utama memang menunjukkan penguatan yang solid. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) misalnya, naik 9,28 persen dalam sepekan dan 15,64 persen dalam sebulan ke Rp3.180 per unit hingga Selasa (31/3/2026).
Saham PT United Tractors Tbk (UNTR) turut menguat 3,50 persen sepekan dan 8,19 persen sebulan ke Rp31.050 per unit, sementara PT ABM Investama Tbk (ABMM) naik 8,74 persen sepekan dan 5,78 persen sebulan ke Rp3.110 per unit.
Penguatan lebih tinggi terlihat pada PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) yang melonjak 6,16 persen sepekan dan 26,49 persen sebulan ke Rp29.725 per unit, serta PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) yang naik 7,38 persen sepekan dan 13,89 persen sebulan ke Rp11.275 per unit.
Sementara itu, PT Harum Energy Tbk (HRUM) masih tertahan dengan kenaikan 2,51 persen sepekan, namun terkoreksi 15,00 persen dalam sebulan ke Rp1.020 per unit.