KB Valbury mencatat laba bank-only BBCA pada dua bulan pertama 2026 (2M26) mencapai Rp9,22 triliun, naik 2,8 persen secara tahunan dari Rp8,97 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Kinerja tersebut dinilai inline dengan proyeksi, dengan run rate sekitar 98,5 persen terhadap estimasi dua bulan pertama 2026.
Secara keseluruhan, capaian ini masih sejalan dengan skenario proyeksi 2026 yang cenderung optimistis, meski masih terlalu dini untuk menarik kesimpulan terhadap kinerja setahun penuh.
Pertumbuhan laba BBCA yang relatif datar terutama dipengaruhi pertumbuhan kredit yang lebih moderat, sehingga pertumbuhan top line hanya naik tipis 0,8 persen secara bulanan.
Namun, kinerja tetap ditopang oleh pendapatan non-bunga yang tumbuh 13,2 persen secara tahunan serta penurunan provisi sebesar 18,8 persen yoy, yang menjadi faktor penting menjaga kinerja di tengah ketidakpastian ekonomi dan potensi melemahnya permintaan kredit.