Pada 6 April lalu, pengamat pasar modal Michael Yeoh memperkirakan outflow bisa mencapai Rp7 triliun hingga Rp8 triliun, terutama dari dana pasif global yang mengikuti indeks.
Analis Stockbit dalam risetnya, pada Selasa (21/4/2026), menyoroti soal BREN dan DSSA.
“Akan ada tekanan jual dari passive fund saat MSCI mengeksekusi deletion [penghapusan saham dari indeks],” tulis Stockbit.
Sementara, analis Mirae Asset Sekuritas, dalam risetnya tertanggal 6 April 2026, memperkirakan penyesuaian bobot MSCI Indonesia berpotensi turun sekitar 14 persen menjadi sekitar 0,8 persen dari sebelumnya 0,9 persen.
Penurunan ini berpotensi memicu arus keluar dana pasif sekitar USD1 miliar atau setara dengan Rp17,08 triliun, namun jauh lebih kecil dibandingkan skenario awal yang sempat memperkirakan penurunan hingga 28 persen.