Tren positif ini berlanjut dengan mencatatkan rekor baru di Rp550 per saham pada Juli 2025, atau mencetak harga tertinggi dalam lima tahun terakhir.
"Kinerja saham yang positif dalam lima tahun terakhir ini mencerminkan respons pasar yang baik atas strategi pertumbuhan dan penguatan fundamental perusahaan,” ujar Direktur Keuangan Elnusa, Stanley Iriawan dalam keterbukaan informasi BEI, Jumat (15/8/2025).
Selain itu, Perseroan juga mengoptimalkan belanja modal (capex) untuk mendukung visi dan misi sebagai service company di sektor energi, baik di lingkungan Pertamina maupun di luar Pertamina.
Dari sisi pendanaan, Elnusa memperoleh dukungan permodalan yang semakin kuat dari sektor perbankan. Stanley menyebut, ini mencerminkan tingkat kepercayaan lembaga keuangan terhadap kinerja dan prospek bisnis perusahaan.
Di sisi lain, Elnusa juga terus melakukan penguatan sistem digitalisasi sejalan dengan perkembangan teknologi, demi meningkatkan efisiensi operasional, akurasi data, dan kualitas layanan bagi pelanggan.