Lonjakan serangan terhadap kapal sejak perang Iran dimulai memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap gangguan lebih lanjut pada pasokan minyak yang sudah ketat.
Harga minyak mentah Brent untuk pengiriman terdekat ditutup melesat 6,34 persen menjadi USD107,63 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah Amerika Serikat (AS), West Texas Intermediate (WTI), melonjak 6,69 persen menjadi USD102,48 per barel.
Kedua harga acuan tersebut mencapai level tertinggi sejak 19 Mei sekaligus mencatat kenaikan harian terbesar dalam hampir dua bulan.
Dari sisi geopolitik, kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran mengambil alih kendali atas Pelabuhan Mocha di Yaman pada Kamis. Langkah tersebut meningkatkan ancaman terhadap lalu lintas pelayaran di Laut Merah.
Aktivitas pelayaran di kawasan Teluk juga masih terbatas melalui Selat Hormuz, di tengah meningkatnya serangan terhadap kapal tanker dalam beberapa hari terakhir.