Kabar terbaru, EXCL melepas seluruh kepemilikan sahamnya di PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA), yang setara dengan 18,32 persen saham, pada 4 Desember 2025.
Penjualan dilakukan dengan harga rata-rata Rp432 per saham, sehingga total nilai transaksi mencapai sekitar Rp1,9 triliun. Aksi korporasi ini bertujuan untuk melakukan divestasi, namun pihak yang membeli saham tersebut belum diumumkan.
Harga jual tersebut jauh di bawah harga penutupan saham MORA pada hari yang sama, yakni Rp8.850 per saham, atau sekitar 95,1 persen lebih rendah.
Sementara, dalam riset yang terbit pada 17 November 2025, Ciptadana Sekuritas mempertahankan rekomendasi beli EXCL sambil menaikkan target harga menjadi Rp3.300 per saham, seiring valuasi yang kini digeser ke proyeksi kinerja 2026.
Target baru tersebut mencerminkan perkiraan EV/EBITDA 2026 di level 5,46 kali.
Dalam paparan kinerja, manajemen menegaskan bahwa biaya integrasi masih akan membebani laba hingga akhir 2026. Kondisi ini, menurut Ciptadana, sudah sepenuhnya tercermin dalam estimasi mereka. Namun, prospek mulai membaik signifikan pada 2027 ketika beban integrasi mulai memudar.