Tarif acuan angkutan untuk very large crude carriers (VLCC) di rute tersebut, yang juga dikenal sebagai TD3, naik ke level W419 dalam ukuran Worldscale yang digunakan industri untuk menghitung ongkos angkut, per Senin, atau setara USD423.736 per hari, berdasarkan data LSEG.
Tarif itu melonjak dua kali lipat dibandingkan Jumat, memperpanjang kenaikan dari posisi tertinggi enam tahun yang tercapai pekan lalu, setelah AS dan Israel menyerang Iran dan menewaskan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Khamenei pada Sabtu.
Sebagai balasan, Iran menyerang sejumlah negara Teluk, memicu penutupan sementara fasilitas minyak dan gas di seluruh Timur Tengah sebagai langkah pencegahan.
Seorang pejabat senior Garda Revolusi Iran pada Senin menyatakan Selat Hormuz telah ditutup dan Iran akan menembaki kapal mana pun yang mencoba melintas, seperti dilaporkan media Iran.
Namun, seorang pialang kapal menyebut sangat sulit menilai tarif pengiriman minyak di kawasan Teluk karena sejumlah pemilik kapal menghentikan operasinya.