“Yang menarik, LNG adalah komoditas dengan karakteristik logistik yang sangat spesifik, membutuhkan kapal khusus dan kontrak jangka panjang,” imbuh dia.
Kondisi tersebut, lanjut Michael, membuat sejumlah saham perkapalan mulai dilirik investor. “Seperti MBSS, HUMI, SOCI, dan BULL,” ujarnya.
Menurut Verdhana Sekuritas, 2026 menjadi titik menarik bagi sektor LNG Indonesia seiring lonjakan permintaan dari PLN dan PGN serta kemajuan proyek strategis.
Verdhana Sekuritas menyoroti peluang selektif, termasuk pada saham pelayaran LNG seperti BULL, GTSI, dan ELPI.
Kabar dari BULL hingga GTSI
BULL optimistis menatap 2026 dengan mengandalkan strategi empat pilar bisnis, yakni oil tanker, LNG tanker, serta FSO, FPSO, dan FSRU, guna menjaga stabilitas pendapatan dan mendorong pertumbuhan laba.