Terkait pendanaan, GTSI membuka opsi aksi korporasi pada 2027 jika kondisi pasar memungkinkan, serta menjajaki pembiayaan investor China untuk konversi FSRU senilai USD100-USD120 juta. Perseroan menjaga rasio utang terhadap ekuitas di kisaran 2,0-2,5 kali, dengan leverage saat ini sekitar 1,0-1,2 kali.
Manajemen menegaskan keunggulan GTSI sebagai pure-play LNG carrier dengan rekam jejak terpanjang di Indonesia, sekaligus membuka peluang diversifikasi ke segmen midstream dan downstream. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.