Koreksi IHSG juga berlangsung di tengah melemahnya nilai tukar rupiah yang kembali mendekati level krusial Rp16.980-Rp17.000 per dolar AS, atau mendekati rekor terlemah sepanjang sejarah.
Mengutip BRI Danareksa Sekuritas, pelemahan rupiah ini dipicu oleh meningkatnya kekhawatiran geopolitik global, tekanan fiskal, serta derasnya arus keluar modal asing, yang secara keseluruhan menekan sentimen pasar modal domestik. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.