AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

Saham Sektor Kesehatan Diprediksi Masih Menguat di Tengah Pandemi, Ini Penjelasan Analis

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 03 Agustus 2021 06:52 WIB
Emiten sektor kesehatan, khususnya rumah sakit menjadi salah satu sektor yang diuntungkan di tengah pandemi Covid-19.
Saham Sektor Kesehatan Diprediksi Masih Menguat di Tengah Pandemi, Ini Penjelasan Analis (FOTO:MNC Media)
Saham Sektor Kesehatan Diprediksi Masih Menguat di Tengah Pandemi, Ini Penjelasan Analis (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Emiten sektor kesehatan, khususnya rumah sakit menjadi salah satu sektor yang diuntungkan di tengah pandemi Covid-19. Meningkatnya angka kasus positif Covid-19 juga turut mengerek kinerja emiten tersebut. 

Analis Panin Sekuritas, William Hartanto mengatakan, prospek saham sektor rumah sakit diprediksi masih akan menguat hingga jumlah kasus baru  Covid-19 mulai menurun atau telah mencapai puncaknya.  

"Tentunya kondisi ini masih perlu disesuaikan dengan kondisi mendatang, apakah pada saat jumlah kasus baru menurun, pemerintah dan masyarakat berhasil menjaga agar tidak terjadi peningkatan lagi atau tidak," ujar William kepada MNC Portal Indonesia, Senin (2/8/2021). 

William menambahkan, naiknya pendapatan dan laba beberapa emiten rumah sakit di tengah pandemi menjadi sentimen positif bagi saham di sektor tersebut. Dia juga menyarankan saham HEAL (Medikaloka Hermina) dan MIKA (Mitra Keluarga Karyasehat) yang dapat dimanfaatkan oleh investor. 

"Memang sentimen positif, namun kalau harga sahamnya juga sudah naik signifikan mungkin malah lebih tepat untuk sell on strength," kata dia. 

Sementara itu, Analis Senior CSA Research Institute Reza Priyambada menilai bahwa kenaikan kinerja emiten rumah sakit tidak terlalu mengejutkan di tengah kondisi saat ini, karena memang dari sisi kondisi industri yang memicu peningkatan kinerja tersebut. 

"Di tengah kondisi pandemi seperti saat ini, tidak hanya masalah covid, adanya penderita penyakit lainnya pun dimana harus mendapatkan pelayanan RS akan memicu permintaan sehingga akan menambah sumber pendapatan dari RS," ucap Reza kepada MNC Portal Indonesia. 

Dia pun menyertakan target harga emiten rumah sakit yang bisa diperhatikan investor sebelum melakukan investasi sebagai berikut: 

SRAJ 275 - 350 

HEAL 1160 - 1250 

SILO 8450 - 8950 

SAME 600 - 750 

PRIM 325 - 425

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD