Direktur Saiko Consultancy, Mark Leong Kei Wei mengatakan, Rizet selaku pengendali berkomitmen untuk tetap menjadi pengendali. Hal itu terungkap setelah rapat bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 20 Januari 2026 yang mengingatkan soal komitmen Rizet.
"Dengan demikian, sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut, rencana pengambilalihan atas perseroan oleh Saiko Consultancy Pte Ltd menjadi batal," katanya.
Saat ini, Saiko Consultancy masih berdiskusi soal struktur alternatif lain. Calon pengendali baru ini berjanji akan menginformasikan jika terdapat perkembangan lebih lanjut atas rencana akuisisi atas perseroan.
Terpisah, Corporate Secretary SPRE, Arienita Noer memastikan kegiatan usaha perseroan masih tetap berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
"Perseroan secara umum berfokus pada keberlanjutan operasional dan peningkatan kinerja keuangan," katanya.