Tak diketahui berapa harga rata-rata saham SRIL yang dibeli oleh LKH. Namun, berdasarkan harga terakhir saham SRIL di level Rp146, nilai portofolionya tercatat sebesar Rp30,56 miliar.
LKH selama ini tak pernah menyebut saham SRIL secara langsung di publik. Namun, dia pernah mengakui dirinya bukan "dewa" yang selalu benar dalam memilih saham.
"Ya pasti ada (salah beli saham), kan saya bukan dewa. Meskipun saya sudah menjadi investor saham 36 tahun, bisa saja salah (beli). Tapi salahnya mungkin kalau saya beli 10, salahnya 1," katanya, beberapa waktu lalu.
Bukan hanya SRIL, LKH juga mengatakan, kesalahannya juga terjadi pada beberapa saham yang pernah dibelinya. Namun, dia tak menyebut secara spesifik saham apa yang dimaksud.
Saham SRIL saat ini disuspensi oleh Bursa tidak dapat dijual. Namun, BEI mengingatkan bahwa emiten-emiten yang sahamnya dihapus tetap memiliki kewajiban yang harus dipenuhi kepada Bursa. Selain itu, BEI mengimbau kepada emiten untuk melakukan buyback saham seiring keputusan delisting tersebut.
(Rahmat Fiansyah)