Laba tahun berjalan TCPI tercatat Rp123,40 miliar, naik dari Rp98,71 miliar pada semester I 2025.
Dari jumlah tersebut, laba yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp116,47 miliar, naik dari Rp94,06 miliar, dengan laba per saham dasar Rp23, naik dari Rp19 pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Dari sisi neraca, total aset TCPI per 30 Juni 2026 tercatat Rp4,19 triliun, naik dari Rp3,87 triliun per 31 Desember 2025. Total liabilitas naik menjadi Rp1,88 triliun dari Rp1,66 triliun, sementara total ekuitas naik menjadi Rp2,30 triliun dari Rp2,21 triliun.
Fasilitas Kredit Anak Usaha
Dalam keterbukaan informasi teranyar, PT Energy Transporter Indonesia (ETI), anak usaha TCPI, menandatangani fasilitas kredit investasi dengan salah satu bank pemerintah/badan usaha milik negara (Himbara), yang efektif berlaku sejak 16 Juli 2026.
Nilai maksimum fasilitas kredit tersebut sebesar Rp114,2 miliar, dan akan digunakan untuk membiayai pembangunan 2 unit kapal tongkang dan 2 unit kapal tugboat.