PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) turut terkoreksi 11,01 persen ke Rp62.700, sedangkan PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) turun 11,79 persen ke Rp5.425.
Di sisi lain, PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) menjadi satu-satunya saham yang menguat dengan kenaikan 9,76 persen ke Rp1.125, usai sempat jatuh ke Rp935.
Sementara itu, PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) berpotensi turun hingga ARB 10 persen karena berada di papan Full Call Auction (FCA) dan baru dapat melakukan pencocokan bid-offer pada pukul 10.00 WIB.
Koreksi serentak saham-saham HSC ini terjadi setelah Bursa Efek Indonesia (BEI) merilis pengumuman saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi per 2 April 2026 berdasarkan struktur kepemilikan saham scrip dan scripless per 31 Maret 2026. Kebijakan tersebut merupakan bagian dari upaya penguatan transparansi pasar modal Indonesia.
Langkah ini juga menjadi bagian dari proposal yang diajukan BEI kepada global index providers, termasuk MSCI, untuk meningkatkan kualitas dan investabilitas pasar.