AALI
8900
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4650
ACES
625
ACST
210
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
800
ADMF
8525
ADMG
168
ADRO
4050
AGAR
302
AGII
2520
AGRO
640
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
109
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1605
AKRA
1400
AKSI
324
ALDO
705
ALKA
294
ALMI
380
ALTO
177
Market Watch
Last updated : 2022/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.91
-0.84%
-4.57
IHSG
7178.58
-0.56%
-40.32
LQ45
1025.63
-0.68%
-7.01
HSI
17933.27
-1.18%
-214.68
N225
0.00
-100%
-27313.13
NYSE
0.00
-100%
-14236.60
Kurs
HKD/IDR 1,912
USD/IDR 15,030
Emas
805,406 / gram

Sejarah Saham INCO, Salah Satu Emiten Incaran Investor!

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza/SEO
Kamis, 11 Agustus 2022 15:59 WIB
Sejarah saham INCO atau kode saham milik perusahaan Vale Indonesia Tbk (dahulu International Nickel Indonesia Tbk) (INCO) didirikan pada tanggal 25 Juli 1968
Sejarah Saham INCO, Salah Satu Emiten Incaran Investor! (FOTO: Sejarah Saham INCO)
Sejarah Saham INCO, Salah Satu Emiten Incaran Investor! (FOTO: Sejarah Saham INCO)

IDXChannel - Sejarah saham INCO atau kode saham milik perusahaan Vale Indonesia Tbk (dahulu International Nickel Indonesia Tbk) (INCO) didirikan pada tanggal 25 Juli 1968 dan memulai bisnisnya pada tahun 1978. 

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) telah berhasil mencatatkan peningkatan kinerja pada semester pertama tahun 2022. Emiten nikel matte ini mencatatkan rekor laba bersih USD150,45 juta untuk enam bulan pertama tahun 2022. Tahun lalu, angkanya hanya USD58,78 juta.

Laba kuartal kedua INCO adalah USD82,8 juta, 22% lebih tinggi dari laba kuartal pertama. Mengutip laporan keuangan situs Bursa Efek Indonesia, Kamis (28 Juli), kenaikan laba bersih Vale Indonesia seiring dengan peningkatan pendapatan perseroan. INCO mencatatkan pendapatan sebesar USD564,53 juta, naik USD36,05 juta dibandingkan realisasi pendapatan semester I tahun 2021 sebesar USD414,94 juta.

PT Vale memiliki sejarah yang membanggakan di Indonesia. Dimulai dengan eksplorasi di bagian timur pulau Sulawesi pada tahun 1920. Kegiatan eksplorasi, penelitian dan pengembangan ini terus berlanjut sepanjang masa kemerdekaan dan di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno.

PT Vale (kemudian dikenal sebagai PT International Nickel Indonesia) didirikan pada Juli 1968. Belakangan tahun itu, PT Vale dan pemerintah Indonesia menandatangani Kontrak Karya (KK) yang merupakan lisensi pemerintah untuk perusahaan Indonesia menemukan, menambang dan memproses nikel bijih.

Sejarah Saham INCO

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) adalah salah satu produsen nikel terkemuka di dunia. Perusahaan memiliki waralaba pertambangan nikel di beberapa wilayah Indonesia, antara lain Kolonodale, Bahodopi, Sorowako-Towuti, Pomala, Matano dan Suasua. Generator INCO memproduksi nikel tembus pandang dari bijih laterit di fasilitas penambangan dan pemrosesan terintegrasi di dekat Sorowako, Indonesia.

INCO didirikan pada Juli 1968 sebagai anak perusahaan Vale Inco Limited dan kemudian menandatangani kontrak kerja pertamanya dengan pemerintah Indonesia pada 27bJuli 1968. Saham INCO dicatatkan di Papan Utama pada 16 Mei 1990 dengan harga Rp9.800 per saham. Pada 20 Februari 2021, saham INCO ditutup naik 2% menjadi Rp 6.325 per saham.

Kepemilikan INCO terbagi menjadi beberapa bagian, 43,79% dimiliki oleh Vale Canada Limited, 20% dimiliki oleh PT Indonesia Asahan Aluminium dan Sumitomo Metal Mining Co., Ltd. 15,03% dan yang terakhir milik umum 21,18%. Saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 74% dibandingkan enam bulan lalu. Lonjakan tersebut dipicu oleh kenaikan harga nikel global yang memicu sentimen bullish pada saham-saham nikel seperti INCO dan ANTM. (SNP)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD