Pada awal pencatatan, emiten ini sempat mengalami Auto Rejection Atas (ARA) atau batas maksimal kenaikan harga suatu saham dalam satu hari perdagangan berturut-turut sejak pencatatan perdana saham.
Harga WBSA pada pencatatan awal yaitu Rp226 per lembar saham, dan mengalami lonjakan signifikan hingga menyentuh level tertingginya Rp1.605 pada 6 Mei 2026.
Berdasarkan pantauan pergerakan saham, emiten transportasi dan logistik ini mengalami ARA selama 9 hari perdagangan sejak tanggal pencatatan 10 April 2026 hingga 23 April 2026 dengan kenaikan harian di atas 24,5 persen.
(Febrina Ratna Iskana)