Namun memasuki April, tekanan di pasar SBN domestik mulai berkurang, di mana per 5 Mei 2026, yield SBN 10 tahun turun 6 bps dibandingkan akhir Maret 2026.
“Begitu juga dengan kepemilikan asing meningkat sebesar Rp14,25 triliun dibandingkan akhir Maret 2026,” kata Purbaya.
(NIA DEVIYANA)