sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sentimen MSCI Bayangi IHSG, Catatan soal Free Float dan Likuiditas

Market news editor Aldo Fernando
06/02/2026 07:15 WIB
Tekanan jual asing masih terasa, seiring berlanjutnya kekhawatiran terhadap likuiditas dan struktur kepemilikan emiten di Indonesia.
Sentimen MSCI Bayangi IHSG, Catatan soal Free Float dan Likuiditas. (Foto:
Sentimen MSCI Bayangi IHSG, Catatan soal Free Float dan Likuiditas. (Foto:

Pertemuan OJK-MSCI

Di sisi lain, otoritas pasar modal tengah menyiapkan sejumlah langkah respons. Pelaksana Tugas Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK Hasan Fawzi menyampaikan, pada Senin (2/2) OJK bersama Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) telah menggelar pertemuan dengan MSCI.

Dalam pertemuan tersebut, otoritas mengajukan sejumlah usulan untuk merespons kekhawatiran MSCI terkait aspek investabilitas pasar.

Usulan mencakup penambahan klasifikasi investor dari sembilan menjadi 27 kategori, kewajiban pengungkapan kepemilikan saham di atas 1 persen, serta rencana peningkatan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi 15 persen.

Pada Rabu (4/2), OJK menegaskan target agar seluruh emiten tercatat di BEI memenuhi ketentuan free float minimal 15 persen paling lambat pada 2029, terhitung sejak aturan baru diterbitkan pada Maret 2026.

OJK menyebut pendekatan bertahap ini dimaksudkan memberi ruang bagi emiten menyiapkan aksi korporasi, seperti penerbitan saham baru, right issue, maupun langkah strategis lain untuk meningkatkan porsi saham publik.

Halaman : 1 2 3 4 5 6 7
Advertisement
Advertisement