Merdeka Gold menegaskan bahwa Tambang Emas Pani di Gorontalo merupakan tambang emas primer terbesar di Indonesia berdasarkan sumber daya dan cadangan, dengan 7 juta ons emas di sumber daya mineral dan 5,2 juta ons di cadangan bijih.
Sebelumnya, EMAS bersama PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) masuk dalam rebalancing Market Vectors Index Solutions (MVIS) Global Junior Gold Miners Index, yang menjadi acuan VanEck Junior Gold Miners ETF (GDXJ).
Perubahan ini akan mulai berlaku efektif pada 20 Maret 2026.
Berdasarkan estimasi CGS International Sekuritas Indonesia (CGSI), saham EMAS berpotensi menerima inflow terbesar sekitar USD86 juta (sekitar Rp1,46 triliun) dengan bobot sekitar 0,73 persen.
Di sisi lain, Merdeka Gold mengumumkan penjualan emas perdana dari Tambang Emas Pani, menandai masuknya perusahaan ke fase produksi komersial.
Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, menjelaskan penjualan ini dilakukan melalui anak usaha PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PETS) ke PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (Antam) sebanyak 16,0597 kg atau 516.287 ounces emas.